About Us

We must explain to you how all seds this mistakens idea off denouncing pleasures and praising pain was born and I will give you a completed accounts off the system and expound the actually teaching of the great explorer ut of the truth, the master builder of human happiness.
Consultation

Contact Info

  • Jln. Limo No 40 Permata Hijau, Senayan, Jakarta Selatan
  • (021) 7200 245
  • cs@nutrindojaya.com
  • Week Days: 08.00 to 17.00 Sunday: Closed
Nextor

NEXTOR

NEXTOR merupakan obat herbal alami yang dapat membantu menurunkan hipertensi ( tekanan darah tinggi yang ringan ).

NEXTOR berbentuk kapsul sehingga penggunaannya praktis dan relatif lebih aman serta terhindar dari efek samping karena terdiri dari 4 ekstrak bahan alami dan dosis yang telah ditentukan melalui pengujian labiratorium, yaitu: Apii graveolens(Seledri) ekstrak, Polyanthi ( Salam) ekstrak, Orthosiphonis ( Kumis Kucing ) ekstrak, Curcuminoid ( Kunyit ) ekstrak.

Cara Kerja NEXTOR :

Mekanisme kerja Nextor dengan 4 ekstrak herbal alami yang bekerja sinergis / saling menguatkan dalam menurunkan tekanan darah yaitu :

  • 1. Apii graveolens (Seledri) ekstrak
  • Seledri mengandungan senyawa apigenin dengan mekanisme kerja sebagai Beta Blocker yaitu memperlambat detak jantung dan menurunkan kekuatan kontraksi otot jantung, serta mengandung manitol dan apiin yang bersifat diuretik dapat membantu ginjal mengeluarkan kelebihan cairan dan garam, sehingga dapat menurunan tekanan darah.

  • 2.Polyanthi ( Salam ) ekstrak
  • Salam mengandungan flavonoid yang dapat menyebabkan vasodilatasi (Pelebaran pembuluh darah) dan juga mempengaruhi kerja ACE yang dapat menghambat perubahan angiotensin I menjadi angiotensin II (ACE inhibitor). Efek vasodilatasi dan ACE inhibitor dapat menurunkan tekanan darah.

  • 3.Orthosiphonis ( Kumis kucing ) ekstrak
  • Kumis kucing mengandung Antioksidan yang dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi karena berat badan berlebih (obesitas). Ekstrak Orthosiphon dapat mengeluarkan kelebihan sodium (natrium/Na) melalui urin, sehingga akan mengurangi tekanan darah pada pasien hipertensi.

  • 4.Curcuminoid ( Kunyit ) ekstrak
  • Ekstrak kunyit dapat melancarkan sirkulasi darah, sehingga bisa menurunkan hipertensi. Kunyit mengandung antioksidan yang membantu memblok kolesterol yang menyempitkan arteri (arterosklerosis) yang merupakan penyebab utama serangan jantung. Kunyit mengandung senyawa ar-turmeron memiliki efek antiagregasi platelet (mencegah terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah karena mencegah lepasnya plak yang dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan pembuluh darah).

Komposisi NEXTOR

Per 1 Kapsul NEXTOR mengandung:

  • ` Apii graveolens (Seledri) ekstrak 200 mg
  • ` Polyanthi ( Salam ) ekstrak 200 mg
  • ` Orthosiphonis ( Kumis kucing ) ekstrak 150 mg
  • ` Curcuminoid ( Kunyit ) ekstrak 10 mg

Sediaan dan Kemasan

  • Box isi 1 Blister @ 10 kapsul
  • Box isi 3 Blister @ 10 kapsul
  • Box isi 1 botol plastic @30 kapsul hijau
  • Box isi 1 botol plastic @60 kapsul hijau
  • Box isi 1 botol plastic @100 kapsul hijau

Dosis

Dewasa : 3 kapsul sehari setelah makan, minum dengan segelas air putih.

Penyimpanan

Simpan di bawah suhu 30oC.

Nomor Registrasi

Peringatan :

  • 1. Pada wanita hamil dan menyusui dapat mengganggu siklus menstruasi; reaksi alergi, seperti wajah bengkak dan gatal-gatal, peradangan kulit.
  • 2. Dosis besar dapat menyebabkan memperlambat sistem saraf, mengakibatkan gejala seperti mengantuk.
  • Kontraindikasi :

    • 1. Pada penderita yang sensitif terhadap tanaman Apiaceae kemungkinan, terjadi dermatitis dan reaksi anafilaksis.
    • 2. Tanaman seledri dapat menyebabkan iritasi epitelial pada penderita inflamasi ginjal.
    • 3. Pemberian kunyit dapat menimbulkan kontraindikasi pada pasien dengan batu atau kerusakan saluran empedu.

    Efek Samping :

  • 1. Kemungkinan bisa terjadi reaksi alergi meski jarang terjadi.
  • 2. Masalah pencernaan karena daun salam sulit untuk dicerna, dapat berdampak juga pada pernapasan untuk penderita asma.
  • 3. Sakit kepala, nausea.
  • 4. Kurkumin dapat menyebabkan gangguan lambung, merangsang rahim, susah diserap tubuh, perdarahan, menurunkan efek kemoterapi.
  • Interaksi :

  • 1. Interaksi herba seledri dengan obat antikoagulan (contoh: warfarin, aspirin, dalteparin, enoxaparin) dapat menambahkan efek antikoagulan yang berakibat peningkatan risiko pendarahan.
  • 2. Herba seledri mengalami interaksi obat dengan klorpromazin dan tetrasiklin yang dapat meningkatkan fotosensitivitas.
  • 3. Pemberian kunyit kontraindikasi dengan pasien yang diberikan warfarin, aspirin, antiinflamasi non steroid, obat hipotensif, dan reserpin.